Ketika Layar Lipat Bertemu Kecerdasan Buatan
Samsung Galaxy Z Fold7 hadir dengan desain lipat yang semakin ramping dan elegan. Namun, di balik desainnya yang memukau, fokus utama perangkat ini terletak pada integrasi kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan personalisasi pengalaman pengguna. Pengalaman ini semakin terasa nyata saat mencoba Gemini Live, fitur terbaru dari Google Gemini yang memungkinkan interaksi real-time layaknya berbincang dengan asisten pribadi. Layar besar Z Fold7 membuat interaksi ini terasa alami dan nyaman. Misalnya, saat mencari rekomendasi tempat wisata tersembunyi di Jeju, Gemini Live mampu memberikan informasi lengkap, termasuk saran aktivitas yang sesuai dengan profil perjalanan.

Formula Prompt yang Efektif
Samsung memberikan panduan praktis untuk menciptakan prompt yang efektif agar hasil dari Gemini sesuai kebutuhan. Rumusnya sederhana: Persona + Konteks + Tugas + Format. Sebagai contoh, prompt: “Saya seorang solo traveler. Saya ingin berlibur ke Jeju selama 5 hari 4 malam. Buat itinerary untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Jeju dalam format tabel.” Hasilnya? Sebuah itinerary yang detail, rapi, dan personal. Ini menunjukkan komitmen Samsung untuk mengajarkan pengguna cara berinteraksi optimal dengan AI, memaksimalkan potensi perangkat.
Evolusi Galaxy AI dan Fitur Unggulan
Samsung memaparkan perjalanan Galaxy AI sejak Januari 2024, dimulai dengan peluncuran smartphone AI pertama. Integrasi AI kini meluas ke berbagai perangkat Galaxy, termasuk perangkat lipat, tablet, dan Galaxy Watch. Data Samsung menunjukkan 5 fitur Galaxy AI terpopuler di seri Fold dan Flip:
| Peringkat | Fitur Galaxy AI |
|---|---|
| 1 | Bixby |
| 2 | SmartThings |
| 3 | Samsung Notes |
| 4 | Gallery |
| 5 | Samsung Keyboard |
Penggunaan AI di Galaxy Z Fold7 meningkat hingga 1,26 kali lipat dibandingkan seri sebelumnya, membuktikan korelasi positif antara layar besar dan kenyamanan penggunaan AI.
Samsung & Google: Kolaborasi untuk Masa Depan
Integrasi Gemini di Galaxy Z Fold7 bukan sekadar penambahan aplikasi, melainkan bagian dari strategi Samsung untuk memperkuat posisinya di pasar smartphone premium. Layar besar dan desain lipat Fold7 memberikan ruang lebih luas bagi AI untuk berinteraksi secara mendalam.
Ilham Indrawan, MX Flagship Category Management Lead di Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa Galaxy AI yang terintegrasi dengan Gemini sejak seri S25 berkomitmen untuk menghadirkan AI yang mendukung produktivitas, kreativitas, dan komunikasi. “Kami ingin Gemini diasosiasikan dengan Samsung, begitu pula sebaliknya,” ujar Ilham. Galaxy AI yang kontekstual dan multi-modal, didukung Gemini, menyatu dengan ekosistem Galaxy yang ada. Integrasi ini memaksimalkan produktivitas harian, mulai dari writing assist hingga note assist, membuat pengalaman penggunaan perangkat lipat berbeda dari perangkat lain.
Jeju, AI, dan Sebuah Pengalaman Baru
Menggunakan Galaxy Z Fold7 di Jeju memberikan pengalaman unik. Dari menyusun itinerary, menelusuri sejarah Yongduam: Dragon Head Rock, hingga tips fotografi di Biwon, semuanya dapat dilakukan hanya dengan satu perangkat. Layar lipat memberikan keleluasaan, sementara AI membuat interaksi terasa personal. Samsung sepertinya ingin menunjukkan bahwa masa depan smartphone bukan hanya soal spesifikasi kamera atau prosesor, tetapi bagaimana AI dan layar lipat dapat menjadi partner yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.





